You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi B Bahas KUA-PPAS Dinas Nakertrans
photo Agung Supriyanto - Beritajakarta.id

Dinas Nakertrans DKI Ajukan Usulan 414 Kegiatan di Tahun 2020

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2020 di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) DKI Jakarta dengan jumlah 414 kegiatan.

Nilainya mencapai Rp 182 miliar

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga mengatakan, pengajuan anggaran yang dipaparkan Dinas Nakertrans DKI Jakarta hari ini masih  dievaluasi dan perlu pendalaman kembali.

"Pembiayaan untuk 414 kegiatan yang diusulkan nilainya mencapai Rp 182 miliar," ujarnya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/10).

Komisi B - Dinas KUKMP Bahas KUA PPAS

Pandapotan menjelaskan, proses pendalaman pembahasan di Dinas Nakertrans DKI akan dilanjutkan kembali pada Rabu (30/10) besok.

"Kita masih ingin melihat secara maksimal proses penganggarannya, serta rancangan kegiatan yang diajukan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Nakertrans DKI Jakarta, Andri Yansyah menuturkan, pengajuan anggaran tahun 2020 pada awalnya, sebesar Rp 280 miliar. Kemudian dilakukan efisiensi menjadi Rp 182 miliar untuk 414 kegiatan yang diajukan. 

"Anggaran tahun 2020 yang kita ajukan, memang kita efisiensi sekitar Rp 100 miliar, dari pengajuan awal," katanya.

Andri menjelaskan, adapun efisiensi yang dilakukan salah satunya terkait pembangunan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat, karena sulitnya mendapatkan pengganti lokasi PPKD selama proses pembangunan berlangsung.

"Memang sebenarnya sudah ada tempat penggantinya, namun sistem penganggaranya tidak bisa dadakan atau begitu ada tempat dan siap untuk kita sewa. Kita tidak bisa langsung melakukan pembayaran, dan akhirnya tempat tersebut sudah disewa pihak lain," ungkapnya.

Ia menambahkan, dari efisiensi tersebut pihaknya tetap akan mengoptimalkan kegiatan pelatihan ketenagakerjaan atau kewirausahaan.

"Tahun depan kita akan memperbanyak kegiatan pelatihan, jauh lebih banyak dari tahun ini," ucapnya.

Ia menambahkan, dari usulan baik jumlah kegiatan maupun anggaran masih berpotensi untuk ada penambahan maupun pengurangan.

"Tentunya kami memerlukan masukan-masukan dari Komisi B selaku mitra kerja kami," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6954 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5698 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3878 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2145 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye1936 personDessy Suciati